|about me| |myblog|


Wednesday, August 27, 2008
Pindah Rumah



     Setelah melalui pemikiran yang cukup panjang, akhirnya niat untuk berpindah dari alamat http://in-art.blogdrive.com ke http://inart.wordpress.com terlaksana juga.
Awalnya, ada keraguan untuk berpindah alamat, apalagi blog ini telah menggoreskan banyak kisah selama kurang lebih 2 tahun terakhir.
Tetapi kurang praktisnya pemakian blogdrive cukup menyulitkan saya, apalagi dalam pengeditan dan pengaturan blog ini. Selain itu, blogdrive tidak dapat mewakili aktivitas dan tulisan saya yang beragam.
Berpindah ke alamat lainnya pun melalui proses pemikiran, "harus pindah kemana?"\
Ke blogger? ke blogsome? ke wordpress? dan akhirnya pilihan terakhir terpilih setelah melalui banyak pertimbangan.
Mulailah saya membuat account, domain. Menggangkut dokumen2 yang tidak hanya dari blog ini tetapi juga dari blog di friendster. Meskipun kepindahan itu belum juga selesai tetapi blog ini telah ditutup untuk dokumen yang baru. Dokumen2 lama masih tersedia untuk pembaca yang membutuhkannya.
Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada siapa saja yang memanfaatkan blog ini untuk kehidupannya masing-masing.
Jika ingin melihat postingan baru silahkan mampir di alamat baru saya
http://inart.worpress.com
Terima kasih....

Posted at 11:44 pm by in-art
adas 2 komentar  




Thursday, August 07, 2008
Jerit Perempuan



Kau pasung jiwaku
Hingga ragaku kosong

Kau mengunci bibirku
Membuat aku tertawa tetapi tak mampu menyeringai

Kau bekukan air mataku
Dan aku pun menangis tanpa air mata

Kau ikat kedua tangan dan kakiku
Mengatur gerak dan langkahnya

Kau bunuh emosiku
Sekaligus mecekik semangat
Serta mengubur kemampuan sosialisasiku.

Apakah aku terlalu berharga?
Murah di komsumsi pasar
Mudah digunakan teknologi
Bahkan di culik paksa seniman
Atau justru aku sangat tak berharga?

Apakah aku terlalu menarik hingga membuatmu puas???
Bermain dengan kata-kata
Bermain dengan imajinasi
Bermain dengan emosi
Bermain dengan inspirasimu?

Kau pikir aku lemah dengan menjadikanku mainanmu?
Kau kira aku tak berdaya dengan menjadikanku objekmu?
Justru aku terlalu kuat karena menikmati diriku sebagai mainanmu!
Justru aku terlalu adidaya karena kau tak mampu lepas dariku!

Posted at 06:44 pm by in-art
adas 2 komentar  




Monday, August 04, 2008
Dikjut Mapala09



Tanggal 18 - 20 Juli 2008 kemarin, Mapala 09 mengadakan Pendidikan Lanjutan. Seru...



Ini namanya Bani (Red: LEBAH) waktu camp di salah satu rumah warga di Desa Borong, seorang anak sedang asik menikmati makanan ini. Sempat aneh melihatnya. Tetapi karena anak tersebut mengirimkan isyarat
Ini enak sekali loh...
Saya pun penasaran!
Ibu pemilik rumah pun menawarkan kepada saya 1 piring. Membayangkan bentuk lebah, sempat membuat saya berpikir untuk menikmati extreem kuliner ini. Tapi tidak enak pada sang pemilik rumah yg sudah menawarkan.
Saya pun mencicipinya satu sendok, rasanya gurih dan sedikit asin. Hampir sama dengan rasa kacang ijo.
Karena tidak begitu menikmati makanan tersebut, saya pun menawarkan pada teman yang lain. Mengetahui bahwa itu adalah lebah, respon mereka tak jauh beda dari saya.

Seorang teman saya mengolah Bani atau Lebah tersebut menjadi adonan lombok. DIa menumbuk lombok, bawang, merica dengan Bani yang telah di goreng terlebih dahulu. Hasilnya.... Enak.. (Kata teman saya, saya tidak mencoba) seperti rasa lombok kacang....
Bagaimana mau mencobanya???

Posted at 11:58 pm by in-art
ada 1 komentar  




Friday, August 01, 2008
Gunung pun Tak Mengobati


Aku terkekang pada ketidakmampuanku. Jiwaku dikebiri oleh cita-cita dan pemikiranku sendiri. Aku dikecewakan oleh mimpi-mimpi dan obsesiku. Kebosanan dan kemirisan, kian lama menggoncangkanku. Aku terjatuh lagi. Aku kehilangan jiwa yang pernah menginspirasi orang lain. Langkah yang dulu mengangumkan, kini gontai.

Pertanyaan bertubi-tubi mengenai kapan aku menyelesaikan studi, makin memuakkan. Menetap di rumah hanya membuatku sesak. Lalu, aku ke kampus. Aku mendapati temanku sibuk menyelesaikan skripsi bahkan bersiap untuk memakai toga, sedangkan aku? Satu huruf dalam skripsiku pun belum ada. Seketika ruangan itu membuat tubuhku ringkih.

Aku memang payah. Tidak begitu mampu menghadapi kenyataan. Aku terbiasa berhenti. Menyingkir. Mencari pelarian. Setelah itu, kembali dengan harapan dan kekuatan yang baru.

Mataku terpaku pada sebuah foto. Pemandangan di atas puncak sebuah gunung, dimana langit terasa begitu dekat. Seorang gadis berdiri di sana. Senyumnya menunjukkan eforia. Yah, itu aku.

Dulu, perjalanan melewati hutan untuk mencapai puncak sebuah gunung adalah bagian hidupku. Mencium bau tanah basah yang begitu khas, menggapai awan yang terasa begitu dekat, memandang matahari terbit maupun tenggelam yang begitu indah. Mencoba meluluhlantahkan beban di hati dengan beban di pundak, mencapai puncak asa dan menyadarkan harapan bahwa kesempatan masih ada.

Sekarang, perjalanan itu membuatku sesak. Kakiku lemas menapaki bebatuan dan lumut-lumut basah. Tubuhku lunglai kala diselimuti dingin. Gunung dan dirinya adalah sesuatu yang tak bisa di pisahkan. Jiwaku meringis. Seperti ada petir yang menyambar-nyambar di atas kepalaku. Mengingatnya membuat duniaku gelap dengan mimpi buruk masa lalu. Dan gunung pun tak lagi mengobati bahkan menjadi penyebab goresan luka di sekujur jiwa dan hatiku.

Aku terkulai. Lemas. Tak berdaya. Seluruh dunia seakan tidak memihakku lagi. Tak satupun yang mampu menarikku dari lembah keputusasaan. Ku rasakan ada air yang menitik di pipiku, kian lama mengalir .....

Terlalu cengeng. Aku menyeka setetes air di pelupuk mataku. Aku masih memiliki satu dunia. Dunia kecil yang aku harap mampu menyambutku dengan pintu keajaiban. Pintu yang akan menghadirkan selaksa harapan. Disini, di dunia maya, aku berlari dari kenyataan, mencari napas baru, ketika gunung tak lagi mengobati.

Terkadang kita harus lari dari kenyataan, agar kita tetap berpijak pada kenyataan itu sendiri. Kita harus menciptakan dunia kecil yang kita kenal dengan baik sebagai oase kehidupan di tengah-tengah dunia yang tidak kita kenal ini. Karena dunia nyata terlalu rumit untuk dimengerti.

Posted at 12:20 am by in-art
adas 2 komentar  




Sunday, July 27, 2008
Kemana Cintaku?

Kusadar akan kuasa-Mu

Tiada yang mampu manandinginya

Nikmat-Mu padaku

Tiada kan mampu terhitung
 

Mengapa, kata itu menusuk hati

Tak sedikitpun kurasa cinta akan-Mu

Tak setitik terasa sejuk dan senang

Tak ada takut dan gundah

Akan kehadiran-Mu

Hanya hal rutin dan kewajiban yang terlintas

Saat menghadap-Mu
 

Kemana cintaku???

Kemana kasihku???

Akankah terbang terbawa nafsu???
 

Rabbi…

Jadikan aku hamba yang tahu akan cinta

Jadikan aku hamba yang tahu akan kasih

Cinta yang kan membawaku ke cahaya-Mu

Kasih yang kan terbangkanku ke sisi-Mu
 

Ku tahu cinta pada-Mu adalah karunia

Tapi mengapa…???

Hati tak kunjung bersujud

Hanya untukmu…???

Posted at 10:46 pm by in-art
 




Next Page
 



in-art
March 11th
Female
Makazzar







 
<< September 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30

Liat Jam


Click to view my Personality Profile page

Awwards

Juara 3 Lomba Foto 17 Agustus 2007



Juara Favorit Lomba Foto 17 Agustus 2007
Namax Sapa?
Blognya?
Kesan&Pesan
thx to: bosoggix
:) :( :D :p :(( :)) :x

Jadwal Shalat

Friendster
  • -Winnie-[blog
  • -In-aRt-  [blog]
  •  

    My Others Blog
  • In-aRt Site - Multiply
  • The Winner
  • In-aRt
    Yahoo Messenger

    Posting
  • Different of me?
  • Susur Sungai : Dari Jembatan Tallo hingga Jembatan Tello
  • Sekilas tentang Pegunungan Latimojong
  • Mengaku Inart
  • Kalau Ajal, Mau di Apa?
  • Pemandangan Eksotik, Hadiah Tanah Tumbang di Lengkese
  • Belum Mengerti
  • jangan memaksa
  • Blog: Mengisi Ruang Kosong
  • Jangan Berhenti
  • Bis Kota
  • Keadilan Sosial (Sekejap) bagi Rakyat Miskin di Tugu Proklamasi
  • Kami ke Jakarta
  • Membangun Budaya Literer dengan Blog
  • Budaya Literer
  • Pilkada SulSel: Akhirnya, Golput yang Menang!
  • Halo di Langit MakassarMerindukan Puncak
  • Love come to...
  • SMS Lebaran
  • I knew I loved You
  • Sekilas Tentang Gandang Dewata
  • Persiapan Ransum
  • Perempuan Pencinta Alam
  • Ujung Tiang Tertinggi
  • Si kecil di SMUdama
  • Putondo...
  • Gunung Bawakaraeng
  • Sekilas tentang Gunung Bawakaraeng
  • Apakah Aku Seorang Mahasiswa?
  • Nginap di Pick Up
  • Seminar-Kongres IMPI
  • Pemantau UAN
  • Tugas Numpuk
  • Cukup!!
  • Terlalu Cinta
  • Bencana
  • Sms Ulang Tahun
  • kusut
  • 11 Maret 1997 - 11 Maret 2007
  • Banyak bicara = panjang umur
  • Valentine's Day
  • Dikdas dan Ormed XI
  • Happy Bday Mom&Pa..
  • Rumah Sokola diterjang Puting Beliung
  • Sms di awal Tahun
  • Berharap Penggantimu!
  • narsis-narsis di puncak gunung
  • Siput09: Rantemario, Peg. Latimojong
  • Taman Impian Jaya Ramma
  • Lebaran with Naya
  • Sms mengganti Kartu Lebaran
  • Resume Bubar (Buka Bareng)
  • Whats up with my world
  • Suatu Hari di Karebosi
  • Masih Terukir Namamu
  • Haji Bawakaraeng
  • Lintas Gunung Lompobattang - Bawakaraeng

     




  • Fren

    [Aan] [Achmad] [Ainuddin] [Amy] [Anbhar] [Arul] [Ascrec] [Auliah] [Budhie] [Chimara] [Chocox] [dhani] [Dhinyi] [Eni] [Evy] [Fawwaz] [Fian] [G] [Gihon] [Grunge09] [Hartanto] [Ibnu] [Ihs] [Ifool] [Ilomovic] [Imo] [Irha] [Jimpe] [K`Agha] [K`Indra nu kasep] [K`Ly] [Kasman] [Layudhi] [Mpie] [Ndy] [Nilam] [Nini-confuzzled] [Ntan] [Nyomnyom] [Ocha] [Pakkamponers] [Pandank] [Pepih] [Qui] [Rara] [Rusle] [Semut Hitam] [Slamet] [Sukri] [Sultra] [The-dew] [Tiza] [Toar] [Unieq] [WielSam] [Yulie] [Yunus] [Zhoel]




    Komunitas

    banner angingmammiri

    BlogFam Community



    CamelPark SEO tools - Google PageRank





     
    Contact Me

    If you want to be updated on this weblog Enter your email here: